“Kenapa Saya Sering Bersin?” Kata Pasien Rhinitis Alergi

Banyak orang mengeluh bersin-bersin, terutama di pagi hari atau musim hujan. Keluhan ini sering dianggap sebagai influenza dan penderita tentu akan banyak mengonsumsi obat flu. Mereka juga merasa memiliki daya tahan tubuh lemah atau menganggap obat flu sudah tidak manjur lagi. Bersin-bersin ini mungkin saja suatu keadaan yang kita sebut sebagai rinitis alergika (allergic rhinitis), atau sering disebut masyarakat awam (pengguna Google) sebagai rhinitis alergi.

Rhinitis alergi terdiri atas kata rhinitis, yang artinya radang pada selaput lendir hidung,[1] dan kata alergi merujuk pada keadaan dimana respon imun tubuh bereaksi berbeda dibandingkan orang kebanyakan. Contoh, tidak semua orang gatal-gatal dengan makan udang, tetapi orang alergi udang akan merasakan keluhan ini. Alergi tidak hanya pada kulit, tetapi juga selaput lendir.

Meskipun tidak membahayakan nyawa, rhinitis alergi sangat mengurangi kualitas hidup penderita.[2],[3] Betapa terganggunya aktifitas kita jika sedikit-sedikit bersin – hal serupa pada penderita asma, yang merupakan salah satu bentuk alergi pula. Biaya langsung (misalnya, biaya berobat) atau tidak langsung (misalnya, penurunan efektifitas kerja, absen kerja, dll) diperkirakan hingga USD 5,3 milyar per tahun (Rp. 53 trilyun per tahun).[4]

Gejalanya antara lain sering bersin (pada keadaan tertentu, misalnya pagi, ruang berdebu, atau terus-menerus, misalnya sejak pindah domisili), gatal (hidung, mata, telinga, dan/atau langit-langit mulut), pilek, hidung tersumbat, dan gejala mirip flu lainnya.[5] Kata kunci yang membedakan alergi (rhinitis alergika) dengan infeksi (influenza) adalah faktor pencetus, yaitu terjadinya gejala jika terdapat keadaan, seperti: debu, dingin, perubahan udara (beberapa serbuk tanaman tidak terlihat di udara dapat berbeda-beda pada tiap daerah, beberapa orang alergi terhadap beberapa jenis serbuk ini), dll.

Pengobatan terhadap penderita rhinitis alergi harus mencakup 3 prinsip:

  1. Mengetahui dengan tepat faktor pencetus dan menghindarinya.
  2. Penggunaan sementara obat-obatan untuk menangani gejala di saat serangan agar penderita dapat beraktifitas dengan baik.
  3. Terapi daya tahan tubuh (immunotherapy).

Ketiganya sangat tidak mudah dilakukan dan harus dalam pengawasan dokter karena dapat saja terjadi reaksi alergi yang parah meskipun kejadiannya jarang. Akhirnya, kebanyakan penderita jatuh pada prinsip kedua, yaitu obat-obatan, yang kebanyakan digunakan terus-menerus, sehingga timbul ketakutan akan efek samping obat. Alhasil, mereka menghindari obat atau membeli obat sendiri tanpa konsultasi dokter, salah satunya obat antibiotik, yang sebenarnya tidak tepat pada kasus alergi (malah menyebabkan banyak kasus kebal antibiotik akibat dosis kurang atau pengobatan tidak tuntas atau tidak sesuai penyakitnya).

Bagaimana rhinitis alergi dapat terjadi?

Saya akan menjelaskan sesederhana mungkin:

  1. Orang alergi memiliki respon daya tahan atau kekebalan tubuh yang terlalu sensitif (hipersensitif).
  2. Respon alergi ini ada 5 jenis, salah satunya adalah reaksi alergi yang diperantarai zat yang bernama, IgE (baca: imunoglobulin E)
  3. Orang alergi sensitif untuk mengeluarkan IgE lebih banyak dan cepat. Jika zat ini keluar, maka timbulah gejala rhinitis alergi

Zat yang memicu pengeluaran IgE ini diproduksi oleh salah satu jenis sel darah putih. Zat tersebut ada 3 jenis, yaitu dinamakan interleukin-4, interferon-gamma, dan interleukin-2. Penelitian oleh Mao dkk (2005) menunjukkan bahwa produksi interleukin-4 dapat ditekan hingga  32% dengan mengonsumsi Spirulina plantes (sejenis ganggang hijau di lautan) sebanyak 2000 gram/hari (sekitar 4 x kapsul 500 gram) selama 12 minggu.[6] Konsumsi spirulina ini juga mengurangi gejala dan tanda klinis rhinitis alergi, seperti pilek, bersin, hidung tersumbat dan gatal, secara bermakna (p<0,001).[7]

  • Twitter
  • del.icio.us
  • Digg
  • Facebook
  • Technorati
  • Reddit
  • Yahoo Buzz
  • StumbleUpon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also likeclose